
Pada tahun 2001, saya pertama kali mengenal Reiki Tummo yayasan Padmajaya. Pada saat itu saya sedang berkunjung ke rumah saudara sepupu di Samarinda, Kalimantan Timur. Dia bercerita tentang Reiki Tummo, dan baru saja mengikuti lokakarya Reiki 1 dan Reiki 2 di Surabaya yang isinya tentang penyembuhan diri sendiri dan orang lain. Saya diberi brosur dan dipinjami sebuah buku karangan Bpk. Irmansyah Effendi Msc. Yang berjudul Reiki 2 “ Pemantapan dan Pemanfaatan dalam hidup sehari-hari”.
Setelah membaca buku Reiki 2 tersebut saya merasa tertarik dan merasa ingin tahu apa itu Reiki Tummo. Saya tidak mempunyai masalah dengan kesehatan tubuh saya, Karena itu saya ingin ikut Lokakarya Reiki Tummo untuk membantu keluarga dan teman-teman saya yang sakit.
Seminggu kemudian, di Jakarta saya mengikuti Lokakarya Reiki Tummo 1, setelah tiba dirumah saya langsung mempraktekan apa yang saya pelajari di L.K, karena pada waktu itu ibu dan anak saya sedang sakit. Satu persatu mereka saya healing. Kami berdoa memohon kepada Allah kesembuhan dan yang terbaik, Lalu saya niatkan untuk menyalurkan Reiki. Santai, senyum, pasrah, sesuai dengan apa yang diajarkan pada waktu L.K. Ibu dan anak saya merasakan adanya aliran energi yang hangat dari telapak tangan saya, memasuki tubuh, dan langsung tertidur nyenyak.
Pada pagi hari, Ibu dan anak saya bangun dengan tubuh yang terasa sehat dan segar. Saya tidak percaya dengan kejadian ini. Tapi mereka meyakinkan saya bahwa mereka benar-benar sudah sembuh..!! Alhamdulillah…, terima-kasih ya Allah…, saya bahagia sekali dapat membantu keluarga saya untuk menjadi sehat.
Karena hal tersebut diatas dan didorong rasa penasaran saya langsung mengikuti L.K. Reiki Tummo 2. Setiap pulang L.K. hati saya menjadi lebih tenang dan merasa lebih bahagia, karena itu saya mengikuti semua L.K. dan Pendalaman Spiritual yang ada di kurikulum Yayasan Padmajaya. Saya mengikutinya bahkan sampai berulang-ulang karena saya merasakan kebahagiaan yang luar bisa…!
Saya menyadari bahwa Reiki Tummo Yayasan Padmajaya bukan hanya untuk penyembuhan saja, tapi ada yang lebih penting lagi yaitu untuk membuka hati kepada Allah S.W.T. sehingga kita dapat beribadah dan berdoa dengan lebih khusyuk, menjalani hidup sehari-hari dengan lebih pasrah, tidak stress menghadapi persoalan-persoalan dan masalah-masalah, menjadi lebih sehat, tenang, damai dan bahagia.
Terima kasih dan puji syukur kepada Allah S.W.T. yang telah menunjukan jalan pada saya, terima kasih kepada Bpk. Irmansyah Effendi Msc. Yang selalu membimbing saya dengan sepenuh kasih.


